Ancaman Kanker Kelenjar Getah Bening

Klinik Tramedica | 21.14.00 |

Limfoma atau kanker kelenjar getah bening adalah sejenis kanker pada sistem limfatik yang tumbuh akibat mutasi (terjadinya perubahan) sel limfosit (sejenis sel darah putih) yang sebelumnya normal menjadi abnormal dan ganas. Seperti halnya limfosit normal, limfosit ganas dapat tumbuh pada berbagai organ dalam tubuh termasuk kelenjar getah bening, limpa, sum-sum tulang, darah maupun organ lainnya.

Kanker ini berkaitan dengan sistem limfatik yang merupakan bagian penting dalam sistem kekebalan tubuh manusia. Sistem limfatik sendiri bertugas untuk membentuk sebuah pertahanan dalam
melawan infeksi maupun kanker. Limfoma menjadi sorotan publik akhir-akhir ini setelah presenter kondang yang membintangi sejumlah acara di Televisi, Olga Syahputra positif mengidap kanker kelenjar getah bening (limfoma) stadium 4. Sebagai tindakan pencegahan, mari  kenali limfoma lebih dalam.
JENIS-JENIS LIMFOMA

Ada dua jenis kanker sistem limfotik yaitu penyakit hodgkin dan limfoma non-hodgkin (LNH). Tetapi yang paling banyak ditemukan adalah LNH.  Keduanya memiliki gejala yang mirip, perbedaannya dibedakan berdasarkan pemeriksaan patologi anatomi dimana Penyakit Hodgkin (PH) ditemukan sel Reed Sternberg, sedangkan sifat LNH lebih agresif. LNH merupakan keganasan yang menyebabkan terjadinya pertumbuhan sel kelenjar getah bening secara tidak terkontrol. Sebagaimana kanker yang lain, kanker Limfoma Non-Hodgkin pun dapat sembuh total jika diatasi dini.

PENYEBAB

Tidak ada penyebab khusus untuk limfoma tetapi limfoma terkait erat dengan sistem kekebalan yang menurun secara abnormal yang mungkin ada sejak lahir atau berhubungan dengan virus seperti virus AIDS.

GEJALA

Gejala dan penyakit kanker kelenjar getah bening meliputi pembengkakan kelenjar getah bening pada leher, ketiak atau pangkal paha. Pembengkakan kelenjar tadi dapat dimulai dengan gejala penurunan berat badan secara drastis, rasa lelah yang terus menerus, batuk-batuk dan sesak napas, gatal-gatal, demam tanpa sebab dan berkeringat malam hari.
Seringkali penderita tidak menunjukkan gejala khas hanya memiliki semacam benjolan atau pembengkakan kelenjar getah bening pada leher. Karena tidak ada keluhan khas banyak pasien baru berobat saat masuk stadium lanjut sehingga sel kanker sudah menyebar dan sulit diangkat dengan operasi.

DIAGNOSIS

    Pemeriksaan Fisik: Dokter akan memeriksa pembengkakan kelenjar getah bening di leher, ketiak dan selangkangan Anda. Dokter juga akan memeriksa limpa dan hati Anda untuk memastikan apakah ada pembengkakan.
    Tes darah: Laboratorium akan melakukan pemeriksaan darah lengkap untuk memeriksa jumlah sel-sel darah. Laboratorium juga akan memeriksa zat-zat lain, seperti Lactate dehydrogenase (LDH). Limfoma menyebabkan tingkat  LDH yang tinggi.
    Sinar X untuk dada: Anda perlu menjalani sinar X untuk memeriksa kelenjar getah bening yang bengkak atau tanda-tanda penyakit lain di dada Anda.
    Biopsi: Dokter akan mengambil jaringan untuk mencari sel-sel limfoma. Biopsi adalah satu-satunya cara terbaik untuk mendiagnosis limfoma. Dokter bisa mengangkat seluruh kelenjar getah bening (biopsi eksisi) atau hanya sebagian kelenjar getah bening (biopsi insisional). Dokter patologi akan memeriksa jaringan sel-sel limfoma dengan menggunakan mikroskop.

Herbal Ekstrak

product 1

Bahan baku herbal Tramedica berstandar internasional. "Dibuat dengan teknologi mutakhir dan berkualitas tinggi." Racikan dilakukan sendiri oleh Ratu Givana mematikan sel kanker dan mengikis masa tumor.

Berpengalaman

product 1

"Ratu Givana lahir di keluarga praktisi herbal. " Berpengalaman 17 tahun lebih di pengobatan tradisional, khususnya kanker dan tumor. Mengobati penyakit pra-cancer, maupun kanker pasca operasi dan kemoterapi.

Konsultasikan

product 1

Layanan Konsultasi bisa dilakukan di tiap cabang Tramedica. Konsultasikan keluhan Anda dan cegah kanker sejak dini untuk memperoleh pengobatan secara tepat dan cepat. Hubungi 0812 9710 2727 - 0815 927 2727

close
Banner iklan disini