7 Cara Mencegah Kanker Serviks

Klinik Tramedica | 22.21.00 |

Human papillomavirus adalah virus menular seksual yang dapat terjadi pada pria maupun wanita. Penyebab seseorang tertular virus HPV adalah seks bebas atau berganti-ganti pasangan. Oral seks atau berhubungan badan melalui dubur (anal seks) pun membuat seseorang berisiko terkena virus HPV. 


Virus HPV adalah jenis infeksi menular seksual. Data CDC (Centers for Disease Control and Prevention) menyebutkan bahwa kebanyakan pria dan wanita yang aktif secara seksual pernah terjangkit virus HPV. Penularan ini bisa terjadi meski Anda hanya berhubungan intim dengan satu orang bila orang tersebut sudah terjangkit. Pasalnya, gejala infeksi virus HPV bisa tidak terdeteksi dan terjadi setelah seseorang bertahun-tahun terinfeksi virus HPV.   

Meski virus HPV kadang bisa "bersih" sendiri, namun virus HPV bisa "tinggal" dan memicu tumbuhnya kutil kelamin bahkan beberapa jenis kanker, misalnya kanker serviks.
Oleh karena itu, Anda perlu menjaga diri dari virus HPV dengan beberapa cara yang dianggap efektif oleh para ahli kesehatan. Di antaranya:
  • Vaksin HPV
Melakukan vaksin HPV adalah salah satu cara untuk menghindari terkena virus tersebut. Food and Drug Administration (FDA) telah menyetujui dua jenis vaksin HPV yaitu Cervarix dan Gardasil untuk melindungi wanita terhadap jenis HPV yang dapat menyebabkan kanker serviks. Sedangkan Gardasil dapat melindungi dari penyakit kutil kelamin. Ada baiknya Anda segera melakukan vaksin sebelum aktif secara seksual. 
  • Setia pada satu pasangan
Strategi lain untuk mencegah virus HPV adalah setia pada satu pasangan saja. Pasalnya, jika Anda memiliki pasangan lebih dari satu atau banyak, maka risiko terkena HPV pun semakin besar. Selain itu, jujurlah kepada pasangan mengenai riwayat hubungan seksual supaya Anda dan pasangan bisa terhindar dari virus HPV. 
  • Gunakan kondom
Jika Anda aktif secara seksual, gunakan kondom pada saat berhubungan badan. Hal tersebut dapat menurunkan risiko penularan HPV. Anda pun harus memakai kondom dari awal hingga selesai berhubungan badan, pasalnya virus HPV dapat menular dengan cara oral, anal seks, dan kontak kulit.  
  • Sunat
Penelitian menunjukan bahwa risiko tertular virus HPV bisa menurun jika disunat. Hal yang sama juga berlaku pada wanita. 
  • Pap smear
Pap smear adalah tes yang memeriksa kelainan pada sel-sel yang melapisi leher rahim. Pap smear merupakan cara terbaik mendeteksi kanker leher rahim sebab pap smear yang dilakukan secara rutin dapat mencari dan menemukan sel kanker serviks lebih awal, sehingga memudahkan saat melakukan pengobatan terhadap kanker.
  • Tidak melakukan seks di usia muda
Risiko terinfeksi virus HPV akan semakin tinggi jika Anda melakukan hubungan seksual lebih awal atau terlalu muda. 
  • Gaya hidup sehat
Cara mencegah kanker serviks yang disebabkan virus HPV adalah yang terakhir ini merupakan cara yang paling handal untuk menghindari tertular atau terkena HPV. Pasalnya, melakukan gaya hidup sehat dengan mengonsumsi makanan yang sehat dan rendah lemak, olahraga secara teratur, tidak merokok, dan tidak minum alkohol secara berlebihan akan menghindari anda terena HPV.
Gaya hidup sehat juga akan membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh di mana tubuh yang sehat mampu melawan infeksi dan virus dalam tubuh. (DV)

Herbal Ekstrak

product 1

Bahan baku herbal Tramedica berstandar internasional. "Dibuat dengan teknologi mutakhir dan berkualitas tinggi." Racikan dilakukan sendiri oleh Ratu Givana mematikan sel kanker dan mengikis masa tumor.

Berpengalaman

product 1

"Ratu Givana lahir di keluarga praktisi herbal. " Berpengalaman 17 tahun lebih di pengobatan tradisional, khususnya kanker dan tumor. Mengobati penyakit pra-cancer, maupun kanker pasca operasi dan kemoterapi.

Konsultasikan

product 1

Layanan Konsultasi bisa dilakukan di tiap cabang Tramedica. Konsultasikan keluhan Anda dan cegah kanker sejak dini untuk memperoleh pengobatan secara tepat dan cepat. Hubungi 0812 9710 2727 - 0815 927 2727

close
Banner iklan disini