4 Mitos Kanker yang Sering Terdengar

Klinik Tramedica | 20.50.00 |

Jumlah penderita kanker dari tahun ke tahun jumlahnya masih sangat tinggi. Dan kanker sampai saat ini masih menjadi salah satu penyakit yang paling ditakuti oleh masyarakat Indonesia. Hal ini disebabkan karena banyak pasien kanker yang gagal berjuang melawan kanker di tubuhnya.
Sayangnya lagi, masih banyak mitos yang beredar di masyarakat baik di Indonesia maupun dunia tentang kanker yang makin menyulitkan upaya pengurangan kasus kanker. Dilansir dari laman Cosmopolitan UK, Jumat (9/1/2015) ini daftar mitos yang harus dipatahkan.

Mitos 1: Kanker Penyakit Modern
Banyak yang mengatakan bahwa kanker merupakan penyakit baru yang dikaitkan dengan kebiasaan modern seperti merokok, makan makanan olahan dan stres.
Faktanya, kanker sudah lama terjadi pada manusia. Beberapa saat lalu di Sudah ditemukan kerangka yang berusia 1.200 tahun Sebelum Masehi yang terkena kanker.

Mitos 2: Deodoran sebabkan kanker
Banyak yang mengatakan bahwa menggunakan deodoran pada ketiak bisa sebabkan kanker. "Tidak ada bukti yang meyakinkan deodoran maupun antiperspiran sebabkan kanker payudara," terang pakar kesehatan senior Cancer Research UK, Sarah Williams.

Mitos 3: Terkena kanker itu nasib
'Jika kita mewarisi gen kanker, ya mau tidak mau kena kanker'. Banyak yang menyatakan seperti itu. Dan itu tidak sepenuhnya tepat. Menurut Cancer Research UK, kanker yang disebabkan karena faktor gen 'hanya' 5-10 persen. Sementar 40% ditentukan oleh gaya hidup.
Oleh karena itu menjaga gaya hidup sehat bisa mengurangi persentase terkena kanker. "Tidak ada jaminan akan terbebas dari kanker dengan menjalani gaya hidup sehat. Namun dengan tidak merokok, tidak banyak minum alkohol, berolahraga mendukung Anda menambah kemungkinan terhindar dari kanker," terang Williams.

Mitos 4: Merokok sosial tidak masalah
Banyak masyarakat yang kini merokok saat berkumpul dengan teman-temannya saja dan berpikir tak akan menimbulkan risiko kesehatan. Siapa bilang?
Sebuah studi menyatkan bahwa merokok empat batang per hari 50 persen lebih cepat meninggal dibanding yang tidak merokok. Asap rokok tetap masuk ke tubuh yang mengandung bahan kimia memicu kanker.

Herbal Ekstrak

product 1

Bahan baku herbal Tramedica berstandar internasional. "Dibuat dengan teknologi mutakhir dan berkualitas tinggi." Racikan dilakukan sendiri oleh Ratu Givana mematikan sel kanker dan mengikis masa tumor.

Berpengalaman

product 1

"Ratu Givana lahir di keluarga praktisi herbal. " Berpengalaman 17 tahun lebih di pengobatan tradisional, khususnya kanker dan tumor. Mengobati penyakit pra-cancer, maupun kanker pasca operasi dan kemoterapi.

Konsultasikan

product 1

Layanan Konsultasi bisa dilakukan di tiap cabang Tramedica. Konsultasikan keluhan Anda dan cegah kanker sejak dini untuk memperoleh pengobatan secara tepat dan cepat. Hubungi 0812 9710 2727 - 0815 927 2727