Waspadai, Ginjal Juga Bisa Kena Kista

Klinik Tramedica | 19.25.00 |

Ginjal adalah salah satu organ yang sangat penting di dalam tubuh manusia. Ginjal berfungsi untuk menyaring racun, zat sisa, dan cairan berlebih di dalam darah. Seiring dengan berjalannya usia, ginjal juga turut menua. Oleh karena itu, penting untuk menjaga kesehatan ginjal agar tetap berfungsi dengan baik.

Batu ginjal dan gagal ginjal adalah dua penyakitserius yang sering terjadi pada ginjal. Selain dua penyakit ini, pada ginjal juga bisa terdapat kista yang akhirnya akan menyebabkan penurunan fungsi ginjal. 

Menurut Dr dr Parlindungan Siregar SpPD-KGH, Staf Bagian Ginjal dan Hipertensi Departemen Penyakit Dalam di FKUI dan RSCM, menjelaskan bahwa kista bisa terdapat juga pada ginjal. Kista pada ginjal ada dua macam, yaitu kista simple atau sederhana dan kista polikistik. Kista simple sering muncul pada ginjal orang-orang yang sudah berusia lanut, namun tidak perlu dikhawatirkan keberadaannya. Sedangkan, kista polikistik ini jenis kista yang dapat berujung pada hemodialisa atau cuci darah. 

"Kalau kista simple itu biasanya muncul karena adanya sumbatan di nefron ginjalnya. Kista ini muncul sendiri terutama kebanyakan pada usia lanjut. Kista ini tidak perlu diobati jadi tenang saja karena tidak berbahaya. Sedangkan, kista polikistik ini muncul karena adanya kelainan gen dan dibawa dari sejak lahir. Kistanya biasanya baru diketahui pada umur 40-an ke atas dan penderitanya biasanya sudah harus cuci darah. Kista ini bisa juga karena tekanan darahnya tinggi jadi harus dikendalikan," jelas dr Parlindungan dalam perbincangan dengan detikHealth dan ditulis pada Selasa (25/11/2014). 

Senada dengan dr Parlindungan, Prof Dr Rully M.A. Roesli, Sp.PD-KGH, mantan Ketua Perhimpunan Hipertensi Indonesia, mengungkapkan bahwa kista simple atau sederhana biasanya muncul pada satu ginjal saja dan keberadaannya tidak perlu dikhawatirkan. Sedangkan, kista polikistik sifatnya multiple atau banyak dan diturunkan dari orang tua atau secara genetik. 

"Pengidap kista polikistik harus mendapat perhatian lebih, karena sudah harus cuci darah," terang Prof Rully. 

Gejala awal dari kista polikistik yang ada pada ginjal biasanya akan terlihat saat seseorang sudah berusia sekitar 40-an. Menurut dr Parlindungan, berkembangnya kista polikistik pada ginjal terbagi menjadi dua macam. Ada orang yang ketika lahir, kistanya mati atau tidak berkembang. Ada juga yang kistanya tetap berlanjut sehingga saat dia umur 12-13 tahun berkembang atau mulai muncul kista di ginjalnya. 

Jika kista polikistik sudah terlanjur banyak dan menyebar di kedua ginjal, cara mengobatinya adalah dengan melakukan hemodialisa atau cuci darah. Ini karena kista pada ginjal tidak bisa diangkat seperti kista yang ada di rahim. Selain dengan hemodialisa, kista ini bisa dihilangkan dengan cara melakukan cangkok ginjal.

"Kalau fungsi ginjalnya sudah menurun, sudah harus dicuci darah atau hemodialisa. Kistanya tidak bisa diangkat, tetapi ginjalnya yang diangkat, lalu dicangkok," imbuh Prof Rully.

Herbal Ekstrak

product 1

Bahan baku herbal Tramedica berstandar internasional. "Dibuat dengan teknologi mutakhir dan berkualitas tinggi." Racikan dilakukan sendiri oleh Ratu Givana mematikan sel kanker dan mengikis masa tumor.

Berpengalaman

product 1

"Ratu Givana lahir di keluarga praktisi herbal. " Berpengalaman 17 tahun lebih di pengobatan tradisional, khususnya kanker dan tumor. Mengobati penyakit pra-cancer, maupun kanker pasca operasi dan kemoterapi.

Konsultasikan

product 1

Layanan Konsultasi bisa dilakukan di tiap cabang Tramedica. Konsultasikan keluhan Anda dan cegah kanker sejak dini untuk memperoleh pengobatan secara tepat dan cepat. Hubungi 0812 9710 2727 - 0815 927 2727

close
Banner iklan disini