Awas, obesitas bisa picu 10 jenis kanker!

Klinik Tramedica | 20.19.00 |

Selama ini kelebihan berat badan dan obesitas seringkali dikaitkan dengan penyakit seperti diabetes atau penyakit jantung. Namun sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal The Lancet mengungkap bahwa obesitas dan kelebihan berat badan juga berkaitan dengan munculnya 10 jenis kanker. Dalam penelitian berskala besar yang melibatkan lima juta orang Inggris ini juga diketahui bahwa obesitas berkaitan dengan munculnya 12.000 kasus kanker setiap tahun di Inggris. Peneliti dari London School of Hygiene & Tropical Medicine dan Farr Institute of Health Informatics memperkirakan bahwa 12.000 kasus kanker berkaitan dengan kelebihan berat badan dan BMI yang terlalu tinggi.
"Jumlah orang yang kelebihan berat badan dan mengalami obesitas semakin lama semakin bertambah, baik di Inggris maupun di dunia. Seringkali ini dikaitkan dengan diabetes atau penyakit kardiovaskular. Penelitian kami menunjukkan bahwa jika tren ini terus berlanjut, lebih banyaknya tingkat obesitas juga bisa memicu munculnya lebih banyak kasus kanker," ungkap ketua peneliti Dr Krishnan Bhaskaran, seperti dilansir oleh Science Daily (14/08).

Hasil ini ditemukan oleh peneliti setelah menggunakan dara dari Clinical Practice Research Datalink (CPRD). Mereka mengidentifikasi 5,42 juta partisipan berusia 16 tahun ke atas yang tidak memiliki kanker. Peneliti kemudian mengikuti partisipan selama tujuh tahun. Mereka kemudian membandingkan risiko terkena kanker dengan beberapa faktor seperti usia, jenis kelamin, BMI, kebiasaan merokok, dan status ekonomi.

Sekitar 166.955 orang terkena satu dari 22 jenis kanker paling umum selama masa penelitian. Diketahui bahwa meningkatnya BMI 5 kg/m akan meningkatkan beberapa jenis kanker antara lain kanker rahim (62 persen), kandung kemih (31 persen), ginjal (25 persen), serviks (10 persen), kanker tiroid (9 persen), dan leukemia (7 persen).

BMI yang cukup tinggi juga berkaitan dengan meningkatnya risiko terkena kanker lever (19 persen), kanker usus besar (10 persen), kanker ovarium (9 persen), dan kanker payudara (5 persen). Namun risiko ini masih bisa dipengaruhi oleh faktor lain seperti usia dan menopause.

Temuan ini tentunya membuat kita semua waspada dan tak lagi meremehkan kelebihan berat badan. Akan lebih baik untuk mencegah kanker dengan mengontrol berat badan, gaya hidup, dan pola makan, dibandingkan dengan mengobati ketika kanker sudah muncul dalam tubuh.

,

Herbal Ekstrak

product 1

Bahan baku herbal Tramedica berstandar internasional. "Dibuat dengan teknologi mutakhir dan berkualitas tinggi." Racikan dilakukan sendiri oleh Ratu Givana mematikan sel kanker dan mengikis masa tumor.

Berpengalaman

product 1

"Ratu Givana lahir di keluarga praktisi herbal. " Berpengalaman 17 tahun lebih di pengobatan tradisional, khususnya kanker dan tumor. Mengobati penyakit pra-cancer, maupun kanker pasca operasi dan kemoterapi.

Konsultasikan

product 1

Layanan Konsultasi bisa dilakukan di tiap cabang Tramedica. Konsultasikan keluhan Anda dan cegah kanker sejak dini untuk memperoleh pengobatan secara tepat dan cepat. Hubungi 0812 9710 2727 - 0815 927 2727

close
Banner iklan disini