Ekstrak Herbal Dapat Membantu Mengatasi Kanker Serviks

Klinik Tramedica | 21.30.00 |


 TRIBUNNEWS.COM JAKARTA -  Kanker serviks atau yang disebut juga sebagai kanker mulut rahim merupakan salah satu penyakit kanker yang paling banyak ditakuti kaum wanita. Salah satu gejala dari adanya penyakit ini adalah sakit saat buang air kecil.  Penyakit kanker serviks ini dan merupakan jenis kanker yang menempati peringkat teratas sebagai penyebab kematian wanita dunia.

Kanker serviks menyerang pada bagian organ reproduksi kaum wanita, tepatnya di daerah leher rahim atau pintu masuk ke daerah rahim yaitu bagian yang sempit di bagian bawah antara kemaluan wanita dan rahim.

Menurut Givana, pengobat penyakit kanker dan tumor dari Klinik Tramedica Ratu Givana, Human papilloma Virus (HPV) merupakan penyebab dari kanker serviks.   Virus ini sangat mudah berpindah dan menyebar, tidak hanya melalui cairan, tapi juga bisa berpindah melalui sentuhan kulit. Selain itu, penggunaan WC umum yang sudah terkena virus HPV, dapat menjangkit seseorang yang menggunakannya jika tidak membersihkannya dengan baik.
Kebiasaan hidup yang kurang baik juga bisa menyebabkan terjangkitnya kanker serviks ini. Seperti kebiasaan merokok, kurangnya asupan vitamin terutama vitamin C dan vitamin E, serta kurangnya asupan asam folat. “Kebiasaan buruk lainnya yang dapat menyebabkan kanker serviks adalah seringnya melakukan hubungan intim dengan berganti pasangan, melakukan hubungan intim dengan pria yang sering berganti pasangan dan melakukan hubungan intim pada usia dini (melakukan hubungan intim pada usia
Kanker serviks membutuhkan proses yang sangat panjang yaitu antara 10 hingga  20 tahun untuk menjadi sebuah penyakit kanker yang pada mulanya dari sebuah infeksi. Oleh karena itu, saat tahap awal perkembangannya akan sulit untuk di deteksi. Oleh karena itu disarankan para perempuan untuk melakukan test pap smear setidaknya 2 tahun sekali, melakukan test IVA (inspeksi visual dengan asam asetat) dan lainnya. Meskipun sulit untuk dideteksi, namun dengan mengetahui ciri-cirinya,  dapat menjadi petunjuk terhadap perempuan apakah dirinya mengidap gejala kanker serviks atau tidak.
Ciri seorang wanita yang mengidap kanker serviks diantaranya, saat berhubungan intim selaku merasakan sakit, bahkan sering diikuti oleh adanya perdarahan, mengalami keputihan yang tidak normal disertai dengan perdarahan dan jumlahnya berlebih, sering merasakan sakit pada daerah pinggul, mengalami sakit, saat buang air kecil, pada saat menstruasi darah yang keluar dalam jumlah banyak dan berlebih. “Saat perempuan mengalami stadium lanjut akan mengalami rasa sakit pada bagian paha atau salah satu paha mengalami bengkak, nafsu makan menjadi sangat berkurang, berat badan tidak stabil, susah untuk buang air kecil, mengalami perdarahan spontan,” jelasnya.
Menurut wanita yang biasa disapa Ratu Givana dan sejak usia 20 tahun sudah menekuni pengobatan kanker dan tumor, untuk mengatasi kanker serviks dapat dilakukan dengan menggunakan ekstrak herbal yang berstandar internasional. Ekstrak herbal ini bekerja langsung pada titik kanker serviks. Dengan formula herbalnya ini, Ratu yakin dapat mematikan sel kankernya. Sehingga sel kanker tersebut tidak bisa berkembang dan menjalar ke bagian tubuh lainnya.
Ratu yang sudah 15 tahun menekuni bidang pengobatan kanker dan tumor dan awalnya membuka praktik di Penang, Malaysia, belum lama ini meriset formula terbarunya dengan tanaman asal Brazil yaitu, tuksol. Ini adalah tanaman merambat  yang dapat ditemui di pinggiran sungai Brazil. Tanaman ini dapat menghancurkan sel-sel kanker. “Dengan perkawinan dari beberapa tanaman asal Eropa, sehingga formulasinya dapat mematikan sek kankernya.
Ia menambahkan, untuk ekstrak herbal ini sudah diproses dengan teknologi canggih baik berbentuk kaplet, cair, dan bentuk softgel. “Ekstrak herbal ini dikumpulkan dari beberapa negara yang ditujukkan memang untuk mengatasi kanker. Efek sampingnnya jelas tidak ada,” jelasnya. Untuk melengkapi pengobatan kanker serviks, Ratu tetap meminta agar pasien melakukan cek dan rekam medis. “Harus ada rekam medis agar akurat. Begitupun nanti bila berobat kami akan menyuruh kembali untuk melakukan rekam medis, agar pasien mengetahui perkembangan pengobatannya,” terangnya.
Proses penyembuhan penyakit kanker memang terbilang sulit. Sel kanker mampu tumbuh kembali dan menyebar. Untuk itu, pengobatan yang dilakukan Ratu menggunakan prosentase. Misalkan, untuk satu titik dengan kasus tertentu memberikan 60 % tahapan pengobatan baik stadium 1,2,3 dan lainnya. “Dalam arti kata 40 % untuk kesembuhan di awal dan 20 % untuk kesembuhan bertahap. Jadi, ini sebagai titik bentengnya dari sel yang akan masuk,” jelasnya. Pantangan saat menjalani proses pengobatan kanker, dilihat dari kasusnya itu sendiri. Seperti kanker rahim dilarang untuk berhubungan intim pada waktu tertentu. Karena kanker serviks itu tumbuh dari Human papilloma Virus (HPV), dan bisa berkembang apabila melakukan hubungan intim lebih dari 6 orang yang berbeda. 

Herbal Ekstrak

product 1

Bahan baku herbal Tramedica berstandar internasional. "Dibuat dengan teknologi mutakhir dan berkualitas tinggi." Racikan dilakukan sendiri oleh Ratu Givana mematikan sel kanker dan mengikis masa tumor.

Berpengalaman

product 1

"Ratu Givana lahir di keluarga praktisi herbal. " Berpengalaman 17 tahun lebih di pengobatan tradisional, khususnya kanker dan tumor. Mengobati penyakit pra-cancer, maupun kanker pasca operasi dan kemoterapi.

Konsultasikan

product 1

Layanan Konsultasi bisa dilakukan di tiap cabang Tramedica. Konsultasikan keluhan Anda dan cegah kanker sejak dini untuk memperoleh pengobatan secara tepat dan cepat. Hubungi 0812 9710 2727 - 0815 927 2727